Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Table of Content

3 Menit waktu baca

Pengertian dan tujuan sistem informasi manjamen

Sistem informasi manajemen kerap disingkat dengan SIM yang berasal dari bahasa Inggris yakni management information system. Pengertian SIM adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal dalam bisnis yang terdiri atas pemanfaatan dokumen, manusia, teknologi, serta prosedur dalam akuntansi manajemen (wikipedia).

Tujuannya adalah memecahkan beragam masalah dalam bisnis yang meliputi layanan, biaya produk, serta strategi bisnis. Keseluruhan sistem ini digunakan dalam rangka menganalisis sistem informasi yang lain pada penerapan aktivitas operasional suatu organisasi.

Komponen Sistem Informasi Manajemen

Beberapa komponen Sistem Informasi Manajemen berdasarkan pengertian hingga fungsinya, SIM perlu memiliki komponen yang diperlukan untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mengambil informasi kapan pun Anda membutuhkannya.

Untuk mencapai hal tersebut, SIM menggunakan empat komponen berikut ini.

1. Sistem Informasi

Sistem informasi pada SIM mengacu pada kombinasi antara software (software enterprise atau jaringan), hardware (komputer, scanner, printer, dll), personel, dan infrastruktur perusahaan. Komponen ini akan membantu Anda dalam pengumpulan data yang tersimpan dalam MIS.

2. Sistem Manajemen Database

Sistem manajemen database terdiri dari program komputer yang membantu manajer dalam penyimpanan dan pengambilan data (data wrangling). Baik itu database fisik atau sistem software database. Penggunaan jenis sistem database menyesuaikan jumlah data yang tersimpan dan yang akan Anda proses dalam sistem.

3. Sistem Intelligence

Sistem intelligence ini berkaitan dengan pemrosesan data yang dikumpulkan (data preprocessing) dan disajikan dengan cara yang mudah dipahami. Segala sesuatu mulai dari pemrosesan data hingga tampilan data dirancang untuk memudahkan para stakeholder dalam membuat keputusan bisnis (stakeholder management). Sistem ini juga dikenal sebagai business intelligence.

4. Sistem Riset

Komponen terakhir yaitu sistem riset berkaitan dengan mengidentifikasi masalah manajemen utama dalam organisasi dan menghasilkan keputusan alternatif yang bisa mencukupi dalam situasi tertentu, misalnya riset pasar. Komponen ini akan membantu Anda memastikan bahwa semua opsi yang mungkin dianalisis dan keputusan terbaik dibuat.

Jenis Sistem Informasi

Komponen-komponen di atas menjadikan SIM memiliki beragam jenis yang dapat membantu pengelolaan informasi perusahaan. Berikut ini beberapa jenis sistem informasi yang paling umum dimiliki perusahaan.

1. Sistem Kontrol Proses

Sistem kontrol proses adalah salah satu jenis sistem yang paling penting dari sistem informasi manajemen di setiap perusahaan manufaktur. Seperti namanya, sistem ini berguna untuk memantau proses produksi atau industri bisnis, contohnya perakitan mobil, proses perminyakan, atau fabrikasi logam.

Sistem kontrol proses mengumpulkan data secara terus menerus dan kemudian membuat laporan kinerja sistem. Laporan tersebut akan membantu manajer untuk mengevaluasi kinerja proses dan mencatat segala peristiwa yang terjadi dalam bisnis selama jangka waktu tertentu (business life cycle).

2. Sistem Kontrol Inventaris

Sistem kontrol inventaris merupakan sistem pelacakan semua persediaan di gudang perusahaan (warehouse management system) dan pelacakan pembaruan manajemen perusahaan. Dengan cara ini, manajemen perusahaan dapat menentukan kapan persediaan bahan produksi mulai menipis dan kapan barang-barang itu harus diisi ulang, baik di gudang perusahaan maupun di toko-toko ritel.

Dengan demikian, sistem kontrol inventaris menjadi salah satu jenis SIM yang paling penting untuk perusahaan yang berhubungan dengan penyimpanan barang (penerapan strategi make to stock).

3. Sistem Laporan Manajemen

Sistem laporan manajemen dirancang untuk menghasilkan laporan tentang operasi dan keuangan dari semua tingkat manajemen dalam sebuah perusahaan.

Fungsi sistem ini cukup penting karena dapat membantu manajer perusahaan membandingkan kinerja perusahaan dengan kinerja tahun lalu dan dengan kinerja yang diharapkan (performance appraisal).

4. Sistem Penjualan dan Pemasaran

Selanjutnya ada dari sistem penjualan dan pemasaran di mana akan membantu tim pemasaran dan sales force menjalankan dan melacak efisiensi fungsi pemasaran dan penjualan perusahaan (corporate sales).

Selain itu, terdapat pula fungsi-fungsi pemasaran lain yang dijalankan oleh sistem penjualan dan pemasaran, yaitu:

  • Proyeksi penjualan
  • Meningkatkan kualitas produk (product-led growth)
  • Penanganan jaringan distribusi bisnis
  • Membuat dan melacak strategi penerapan harga (pricing strategy), kampanye pengiklanan (advertising campaign), PR, dan promosi penjualan yang efektif.

Demikian beberapa penjelasan mengenai Sistem Informasi Manajemen (SIM).

PT. Ronatio Solusi Utama
Typically replies within a day
Ronatio Utama
Hi kawan 👋

Apa yang bisa kami bantu untuk anda?
Start Chat
whatssapp